BERITA PALU

Tenda Pengungsian di Gawalise Diterjang Angin Kencang

PALU – Tepat tiga bulan Pasca Gempa, Tsunami dan Likuifaksi yang memporakporandakan Kota Palu, Sigi dan Donggala (Pasigala) 28 September 2018 lalu, cobaan belum juga berakhir.

Tenda-tenda warga di pengungsian Gawalise Kecamatan Tatanga Kota Palu hari Jumat 28 Desember 2018 rusak akibat hempasan angin kencang yang terjadi sekitar pukul 12.15 Waktu Indonesia Tengah.

Lurah Duyu Nurdin P Adam yang ditemui RamNews.net mengatakan, bersyukur pada saat kejadian sebagian besar warga tengah melaksanakan ibadah di masjid terdekat dari tenda pengungsian, sehingga tidak ada korban luka berat maupun korban jiwa. “Hanya ada seorang warga yang mengalami luka ringan, “ujar Nurdin.Jumat (28/12/18)

Lurah menambahkan, ada sekitar 30 Tenda yang hancur terkena angin kencang tersebut. Selain itu salah satu lampu jalan yang menjadi penerangan di sekitar lokaso tenda pengungsian rusak akibat terkena tenda yang terbang dihempas angin.

Salah seorang warga pengungsi, Nisrawati ditemui di lokasi tenda pengungsian mengatakan, pihak dari Kelurahan Duyu sudah mengambil tindakan dengan cara melaporkan ke BNPB dan telah direspon baik. Lurah duyu meminta agar segera disiapkan kembali tenda, agar warga bisa mendapatkan tempat tinggal sementara sembari menunggu Hunian Sementara (Huntara) yang sedang dalam tahap pembangunan.

Seperti diketahui, sebelumnya pihak BMKG telah mengeluarkan peringatan cuaca untuk mewaspadai angin kencang dan ombak yang tinggi untuk sebagian besar daerah Sulawesi Tengah.**/ Reporter : Nirmala

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

To Top